Deposito Berjangka

PERSYARATAN DEPOSITO BERJANGKA :

  1. Deposito berjangka Bank Parasari dapat diikuti oleh setiap orang, yayasan, Badan Hukum dan Lembaga lainnya.
  2. Dalam pembukaan Deposito baru nasabah wajib mengisi/ melengkapi blangko permohonan yang disediakan bank Parasari.
  3. Deposito yang Nominalnya di atas Rp. 100.000.000,- (seratus juta) wajib mengisi/ melengkapi Blangko Permohonan KYC (Prinsip Mengenal Nasabah )Yang disediakan Bank.
  4. Sebagai bukti deposito berjangka diberikan bilyet deposito bermeterai sesuai nominal Deposito dan bank akan menatausahakan dalam rekening deposito atas nama deposan.
  5. Apabila bilyet deposito hilang, deposan wajib melaporkan kepada unit kerja Bank Parasari dengan membawa surat keterangan hilang bermeterai sebagai persyaratan medapatkan Bilyet Pengganti.
  6. Pajak atas bunga deposito ditanggung oleh deposan, Pihak Bank diberikan Kuasa untuk Menata Usahakan dan menyetor kepada Dirjen Pajak.
  7. Atas penyetoran deposito nasabah dibebani biaya meterai.
  8. Deposito tidak dapat dicairkan sebelum tanggal jatuh tempo.
  9. Bunga atas deposito akan dibayarkan pada tanggal jatuh tempo setiap bulannya dengan mengkredit pada Tabungan Masing-masing deposan.
  10. Bunga Deposito yang mempunyai nominal di atas Rp. 7.500.000,- (Tujuh juta lima ratus ribu rupiah) di kenakan Pajak (PPh. Ps 23) sebesar 20 % dari Bunga yang diterima.
  11. Deposito yang dibuka dalam bentuk “Automatic Roll Over” pada saat jatuh tempo maka tingkat suku bunga untuk periode selanjutnya disesuaikan dengan suku bunga yang berlaku.
  12. Nominal minimum deposito berjangka Bank Parasari sebesar Rp. 500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).
  13. Jika Deposan meninggal dunia, yang dibuktikan dengan surat keterangan kematian dari pihak yang berwenang Deposito akan dibayarkan kepada ahli warisnya, dalam hal ini deposan terdiri dari dua orang atau lebih berlaku ketentuan-ketentuan sebagai berikut;
  14. Penarikan Deposito hanya dapat dilakukan pada saat jatuh tempo, oleh pihak yang berhak (yang tercantum pada Bilyet Deposito). Apabila penarikan dilakukan oleh pihak lain, harus dapat menunjukkan surat kuasa dari yang berhak (yang tercantum namanya pada Bilyet) dengan dilampiri fotocopy identitas (KTP/SIM/Paspor/Domisili) pemberi kuasa dan penerima kuasa.

Selain syarat-syarat tersebut diatas Deposan harus mentaati peraturan Bank  lainnya sejauh menyangkut transaksi Deposito dengan Bank